Faktor Penyebab Perubahan Sosial Internal dan Eksternal

Diposting pada

Perubahan sosial senantiasa mengalami pergeseran dari waktu ke waktu dan tidak dapat dihindari oleh masyarakat luas. Perubahan sosial dapat dipicu oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut dapat dikategorikan menjadi dua bagian yakni faktor internal dan eksternal. Faktor penyebab perubahan sosial internal dan eksternal tersebut dapat dijelaskan seperti berikut.

Dua Faktor Penyebab Perubahan Sosial Internal dan Eksternal dalam Lingkungan Masyarakat

Faktor Internal

Faktor perubahan sosial internal merupakan faktor yang mendorong terjadinya perubahan sosial yang berasal dari lingkup masyarakat setempat. Macam-macam faktor pendorong perubahan sosial internal  antaranya sebagai berikut.

  • Temuan Baru

    Temuan yang benar-benar baru atau discovery dapat memberikan pengaruh terhadap adanya perubahan sosial. Temuan baru tersebut bisa berupa ide, gagasan, peralatan hingga rangkaian karya individu. Temuan baru yang diterima oleh masyarakat disebut dengan invention dan biasanya memerlukan waktu lama dalam pemrosesannya.
     

  • Dinamika Penduduk

    Salah satu faktor pendorong terjadinya perubahan sosial adalah dinamika penduduk senantiasa berkaitan dengan penurunan serta pertambahan jumlah penduduk. Dinamika tersebut biasanya dipengaruhi oleh mortalitas (kematian), natalitas (kelahiran) dan migrasi (perpindahan penduduk). Jumlah penduduk tersebut nantinya yang akan mempengaruhi perubahan sosial.
     

  • Pemberontakkan  

    Adanya pemberontakkan ternyata dapat menjadi faktor penyebab terjadinya perubahan sosial. Pemberontakkan akan menimbulkan suatu perubahan besar dalam suatu tatanan peraturan yang tengah dijalani. Pemberontakkan memicu konflik sosial yang sangat berpengaruh pada perubahan sosial. Misalnya, pemberontakkan PKI yang mendorong jatuhnya kepemimpinan Orde Lama.
     

  • Konflik Sosial

    Tidak hanya pemberontakkan, konflik sosial nyatanya juga menjadi salah satu pemicu adanya perubahan sosial. Terlebih lagi di negara multikultural seperti Indonesia. Konflik sosial tentu akan semakin mudah dan kerap terjadi. Sederhananya saja, konflik sosial seringkali pecah pada lingkup persukuan Indonesia. Bahkan tidak jarang konflik tersebut muncul akibat persoalan yang sepele.

    Misalnya, kerusuhan dan konflik sosial di Lampung Selatan yang terjadi antara Suku Lampung asli dengan Suku Bali. Konflik tersebut terjadi akibat kesalahpahaman yang terjadi di antara kedua pihak. Konflik tersebut berujung pada pertikaian yang menyebabkan belasan korban tewas.

Faktor Eksternal

Faktor perubahan sosial eksternal adalah faktor yang mendorong terjadinya suatu perubahan sosial yang berasal dari luar atau lingkungan masyarakat tersebut. Faktor-faktor tersebut di antaranya sebagai berikut.

  • Pengaruh kebudayaan dari masyarakat lain

    Pengaruh kebudayaan yang berasal dari masyarakat lain dapat mendorong adanya perubahan sosial dalam lingkungan masyarakat tersebut. Pengaruh kebudayaan tersebut dapat berbentuk asimilasi maupun akulturasi. Contohnya, pernikahan yang dilakukan oleh Suku Bugis dengan Suku Jawa. Pernikahan dua suku tersebut nantinya akan menimbulkan kebudayaan baru.
     

  • Bencana alam

    Bencana alam diketahui dapat menjadi salah satu pemicu perubahan sosial yang berasal dari luar. Bencana alam yang terjadi dalam lingkungan masyarakat tertentu dapat mengubah segala sistem dan struktur hidup yang sudah direncanakan sebelumnya. Misalnya, bencana gempa bumi yang melanda Lombok dan Yogyakarta beberapa waktu silam.
     

  • Peperangan

    Suatu perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat juga dapat dipengaruhi akibat peperangan. Peperangan yang terjadi dalam suatu kelompok masyarakat maupun antar negara dapat menimbulkan adanya perubahan sosial. Terlebih lagi biasanya pihak yang memenangkan peperangan cenderung akan merasa paling berkuasa dan hebat di atas segalanya.

    Dengan selesainya peperangan tersebut, maka pihak yang menang dan kalah akan mengalami perubahan sosial secara sistematis. Tidak jarang perubahan tersebut dapat berlangsung secara drastis.

Faktor penyebab perubahan sosial internal dan eksternal tersebut sekiranya dapat memberikan gambaran cukup jelas bagi Anda terkait perubahan yang ada dalam lingkungan masyarakat tersebut. Dengan adanya perubahan sosial tersebut, Anda tentu harus waspada dan mampu memfilter apa-apa yang baik dan yang tidak baik untuk diterima.

Sumber mrandyyp.com