Hadits Keutamaan Mengucapkan Innalillahiwainnailaihirojiun Allahummaghfirlaha

Diposting pada

Mendatangi orang yang sedang terkena musibah ditinggal oleh orang yang dicintai atau disebut takziah merupakan salah satu kewajiban umat Muslim kepada sesamanya. Dalam kegiatan tersebut, pastilah melantunkan bacaan doa ditujukan kepada jenazah salah satunya dengan membaca innalillahiwainnailaihirojiun allahummaghfirlaha.

Ucapan Innalillahiwainnailaihirojiun Allahummaghfirlaha Menurut Hadits

Dalam Islam, sudah diajarkan oleh Rasulullah untuk selalu mengingat Allah serta berdoa dalam keadaan apapun baik suka maupun duka. Hal ini bertujuan agar mendapat ridho-Nya serta perlindungan dalam menjalani kehidupan.

Berikut penjelasaan dari beberapa hadits mengenai bacaan innalillahiwainnailahorojiun allahummaghfirlaha:
 

Hadits Riwayat Muslim

Saat mendengar kabar kematian tentu saja dua kalimat ini sebaiknya diucapkan, karena memiliki arti yang relevan dengan suasana. Jika jenazah berjenis kelamin perempuan maka doa yang diucapkan yaitu innalillahiwainnailaihirojiun allahummaghfirlaha wa 'afiha wa'fuanha.

Hal ini tertuang dalam hadits diriwayatkan oleh Ibnu Bukhari yang menyatakan bahwa Rasulullah membacakan doa untuk jenazah yaitu allahumaghfirlahu. Sehingga sebaiknya umat Muslim pun tidak hanya terhenti dengan membaca innalillahiwainnailaihirojiun saja, namun dilanjutkan dengan doa untuk mayit pula.

Hadits dari At Tirmidzi

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi menyatakan bahwa ketika seseorang menghadapi musibah ditinggal oleh orang yang dicintainya, kemudian dia ikhlas serta tetap mengingat Allah dan mengucapkan kalimat tersebut, maka akan dibangunkan rumah di surga serta memberinya nama pujian.

Tafsir Ibnu Katsir

Menurut tafsirnya pada ayat mengenai kalimat istirja' menerangkan bahwa tergolong hamba bersabar saat dilanda musibah kekurangan, kehilangan baik harta benda maupun orang tersayang, kerusakan dan lain-lainnya adalah salah satunya yang mengucapkan kalimat istirja’.

Mereka mempercayai bahwa segala yang terjadi  tidak akan mengurangi amalan baik kelak di akhirat. Justru, dengan bersikap sabar dan ikhlas akan menambah pahala sebagai bekal di hari penghisaban nanti.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai kalimat dan doa innalillahiwainnailaihirojiun allahummaghfirlaha berdasarkan hadits dari beberapa periwayat terkenal. Semoga dapat diambil hikmah dari tulisan tersebut serta dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai tabungan pahala untuk kehidupan kelak. Ammiiin ya robbal alamiin.